Franklin Kesatria Zai - 15007133

Periode wisuda: 02 Juli 2012
Makalah: S1 Teknik Sipil
STUDI PERBANDINGAN DISTRIBUSI GAYA GESER PADA STRUKTUR DINDING GESER AKIBAT GAYA GEMPA DENGAN BERBAGAI METODE ANALISIS
Perencanaan struktur bangunan tahan gempa sangat penting di Indonesia mengingat sebagian besar wilayahnya terletak dalam wilayah gempa dengan intensitas moderat hingga tinggi. Pada saat kebutuhan secara fungsional mengijinkan, penahanan terhadap gaya lateral ditanggung oleh dinding struktur yang ada. Penggunaan dinding geserpada struktur bangunan sangat menguntungkan, karena dinding gesersangat efesien dalam menahan gaya lateral. Dalam Perancangan desain struktur bangunan termasuk bangunan dinding gesertidak terlepas dari penggunaan perangkat lunak yaitu program komputer struktur. Perangkat lunak yang ada, pada umumnya melakukan berbagai pendekatan dalam pemodelan struktur, sehingga hasil yang dikeluarkan belum tentu 100 % benar dan dapat langsung diterapkan. Pemakai harus terlebih dahulu mengerti dan mengetahui dasar-dasar yang dibutuhkan untuk kemudian melakukan pengambilan keputusan benar atau tidaknya hasil tersebut. Pemodelan yang dilakukan dengan struktur dinding geser yang berdiri sendiri dan yang dihubungkan dengan portal. Analisis yang dilakukan adalah membandingkan parameter distribusi geser (deformasi, nilai D) dan pembagian gaya geser pada dinding geser dan kolom khusus untuk struktur dinding geser yang dihubungkan dengan portal. Masing-masing pemodelan melibatkan dua jenis pembebanan yaitu pembebanan konstan dan pembebanan berubah (pembebanan dengan metode statik ekivalen) serta beberapa metode analisis. Metode yang digunakan dalam analisis adalah perhitungan secara manual dan programming. Perhitungan secara manual menggunakan teori tradisional dan metode Kiyoshi Muto dengan program bantu Microsoft Excel. Khusus untuk dinding geser yang dihubungkan dengan portal, dilakukan iterasi berulang hingga didapatkan nilai yang konvergen. Perhitungan programming adalah dengan memakai perangkat lunak seperti ETABS dan bahasa FORTRAN yang memakai metode analisis matriks kekakuan langsung. Melalui metode-metode analisis tersebut, akan dibandingkan parameter distribusi geser, diantaranya adalah nilai D struktur, deformasi, nilai D kolom dan pembagian gaya geser pada dinding geser dan portal (untuk struktur dinding geser yang dihubungkan dengan portal).